Tampilkan postingan dengan label Tips sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2014

Tips Hadapi Kejang Demam pada anak

Tips Hadapi Kejang Demam pada anak

Berikut ini beberapa tips yang sudah terbukti untuk menghadapi anak kejang:
  • Panik adalah hal yang akan dialami jika orangtua anak mereka mengalami kejang. Namun, kepanikan tidak membuat keadaan lebih baik. Untuk menghadapi anak yang mengalami kejang, lakukan hal berikut:
  • Tenangkan diri Anda.
  • Jika anak dalam posisi tidur telentang, miringkan tubuh anak ke salah satu sisi.
  • Jangan memberikan minuman apapun pada saat anak mengalami kejang karena minuman dapat menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru.
  • Jika ada, berikan obat untuk meredakan kejang untuk pertolongan pertama. Obat ini biasa dimasukkan melalui dubur. Jika anak Anda pernah mengalami kejang, tanyakan pada dokter obat untuk meredakan kejang tersebut dan selalu siapkan persediaan obat di rumah.
  • Bawa segera ke tempat pelayanan kesehatan seperti klinik atau rumah sakit agar dapat segera ditangani.

Kapan Bayi boleh berenang ?

Kapan Bayi boleh berenang ?

Tak cuma menyenangkan, berenang juga ternyata baik untuk kesehatan. Begitu juga untuk bayi sehingga harus diajarkan sejak dini. Otak bayi seperti spons, sedang giat-giatnya menyerap semua informasi dan stimulasi yang diberikan sehingga lebih mudah mengenalkan dan mengajarkan berenang saat bayi.

Banyak manfaat berenang untuk bayi. Beberapa diantaranya adalah karena air membuat bayi atau anak gembira, kolam renang bagi mereka ibarat tempat bermain air yang luas. Berenang membantu bayi atau anak tidak takut air juga mengasah kemandirian, keberanian, dan rasa percaya diri. Pun berenang mengasah kemampuan bersosialisasi dengan orang lain., dan sangat baik untuk perkembangan motorik, kardio, pernapasan bayi, serta mencegah terjadinya obesitas.

Penelitian yang dilakukan di Norwegia juga mencatat bayi yang diajarkan berenang sejak dini memiliki kemampuan keseimbangan fisik serta koordinasi yang lebih baik. Disamping itu, sangatlah penting bagi seorang anak untuk dapat berenang agar anak tidak tenggelam.

Kapan sebenarnya bayi boleh berenang? Sebenarnya tidak ada batasan usia yang baku mengenai kapan bayi boleh berenang. Namun sebaiknya berenang dilakukan saat bayi sudah dapat menegakkan dan mengontrol kepalanya saat digendong pada posisi duduk. Hal ini biasanya dikuasai bayi sekitar usia 4 bulan.

Tidak perlu menunggu imunisasi bayi lengkap. Terpenting, bayi harus dalam keadaan sehat (tidak sedang sakit), tidak memiliki kelainan bawaan. Jika ada kelainan bawaan, misalnya jantung bocor, dan lainnya konfirmasikan kondisi bayi pada dokter mengenai kapan bayi Anda siap berenang.

Sebaiknya bayi berenang cukup satu kali minggu dengan durasi 20-30 menit, atau bila jari-jari bayi sudah mulai keriput itu adalah tanda untuk selesai berenang. Air di kolam renang jangan terlalu dingin dan matahari jangan terlalu terik misalnya pada pukul 08.00-09.00 atau pukul 15.00-18.00. Dan jangan berenang saat bayi lapar ataupun terlalu kenyang dan jangan saat bayi sedang mengantuk.

Hal lain yang harus diperhatikan saat bayi berenang, pilih tempat berenang yang bersih.

Berenang menjadi menyenangkan juga bagi si bayi bila bersama teman-teman. Ajaklah teman Anda yang memiliki bayi untuk berenang bila memungkinkan. Awasi anak Anda jangan sampai loncat tanpa pengawasan dan tanpa menggunakan pelampung kecuali pada anak yang sudah dapat berenang. Pada bayi yang belum dapat berenang kenakanlah ban di leher atau yang sering disebut dengan neck ring dengan tekanan angin yang pas. Sementara, pada anak yang belum dapat berenang kenakanlah pelampung tangan atau ban yang dipasang di pinggang dengan tekanan angina yang pas. Jangan lupa membawa handuk kering, baju ganti kering, serta perlengkapan mandi lainnya.

Lakukanlah semua proses dengan lembut, menyenangkan, dan tidak traumatik. Cari baju renang dengan ukuran yang pas dan pelampung jika merasa perlu. Jangan membuat bayi trauma karena pengalaman pertama sangat penting untuk bayi. Saat berenang sebaiknya orang tua berada di dalam kolam untuk menemani bayi. Orang tua adalah faktor penting dalam membimbing bayi untuk berenang. jadi, pilihlah tempat dimana Anda dapat berpijak sehingga Anda yakin dan tenang. Bayi juga akan tenang bila melihat Anda menemani dengan tenang di dalam kolam.

Pertama-tama, basuhkan air sebelum bayi masuk ke kolam agar bayi tidak kaget saat masuk ke kolam. Bermainlah dengan anak di kolam renang dan jangan lupa mandi setelah berenang untuk membasuh kaporit dari kulit. Setelah berenang susui bayi atau berikan makanan kesukaan bayi. Bila bayi belum mau, jangan paksakan, coba lagi minggu depan atau dua minggu lagi.

Jumat, 03 Oktober 2014

Gejala Depresi Pada Anak Remaja Dan Efek Buruknya

Gejala Depresi Pada Anak Remaja Dan Efek Buruknya

Berikut ini adalah tanda-tanda apabila seorang anak mengalami depresi:
  1. Uring-uringan atau gampang marah, ini adalah gejala yang paling umum dari orang yang depresi. Bahkan dalam beberapa kasus sering terjadi ledakan amarah.
  2. Merasakan sakit atau nyeri yang samar-samar, apabila seorang remaja merasakan sakit kepala, sakit perut, dan keluhan lain yang tak nampak secara fisik penyebabnya dan tak menunjukkan masalah medis. Maka kemungkinan si anak mengalami depresi.
  3. Peka terhadap kritik, seseorang yang sensitif terhadap kritikan terkadang normal. Akan tetapi bila seorang remaja terlalu marah ketika dikritik, bisa jadi remaja tersebut sedang mengalami depresi.
  4. Berkumpul dengan kenalan-kenalan baru, jika seorang remaja menjauhi teman-teman lama, keluarga dan sahabat kemudian lebih sering berkumpul dengan komunitas yang baru dikenalnya, ada kemungkinan si anak sedang depresi.

Mengapa kita harus secepatnya menolong remaja yang depresi? Karena depresi pada anak remaja potensial membawa efek buruk dalam kehidupannya bahkan dapat menghancurkan kehidupan remaja dan sangat sulit untuk dipulihkan. Berikut ini adalah berbagai dampak buruk remaja yang depresi:
  1. Bermasalah di sekolah, energi yang rendah menyebabkan sulit berkonsentrasi untuk menerima pelajaran. Nilai rendah, tingkat kehadiran buruk, dan tidak sanggup mengerjakan tugas-tugas sekolah.
  2. Perasaan rendah diri sangat dominan, mengalami gangguan makan, bahkan anoreksia.
  3. Kecanduan game computer dan surfing internet sebagai mekanisme pelarian.
  4. Penyalahgunaan zat, seperti kecanduan alkohol atau pun obat-obatan terlarang.
  5. Sering berperilaku ceroboh, seperti kurang hati-hati dalam berkendara, sering ceroboh meletakkan benda-benda tidak pada tempatnya. Sehingga potensial menyebabkan bencana.
  6. Kekerasan menjadi sifat dominan dalam kehidupan sehari-hari, timbul rasa kebencian pada seseorang.
  7. Mencederai diri sendiri, mulai dari menarik rambut sendiri sampai menyayat nadi sendiri.
  8. Dalam tahap ekstrim, sering melontarkan komentar-komentar tentang kematian dan muncul hasrat untuk bunuh diri. Oleh karena itu depresi perlu dideteksi lebih dini agar si anak tidak terlanjur mengalami dampak buruknya.
  9.  

Panduan menangani problem back pain (nyeri punggung)

Panduan menangani problem back pain (nyeri punggung)

Nyeri punggung (back pain) adalah problem kesehatan yang kerap dihadapi oleh beberapa orang.
Tetapi ada banyak jalan keluar alami untuk menangani problem ini.

Tersebut disini sebagian panduan untuk menangani problem back pain :

1. Kompres Dingin
Ambillah sebagian butir es batu, masukkan ke didalam kantong plastik lantas tutup rapat.
Letakkan handuk tidak tebal sebagai alas pada punggung, lantas letakkan kantong es diatas handuk tersebut.
Kompres di area yang merasa sakit. Kompres dingin ini dapat meringankan rasa sakit serta ketidaknyamanan yang dirasa.

2. Mandi atau Berendam Air Hangat
Panas bisa menambah elastisitas otot hingga batas spesifik.
Mandi atau berendam di air hangat adalah langkah efisien untuk mengendurkan otot dan menambah sirkulasi darah.
Disamping itu, berendam didalam bak air hangat juga membatu anda rileks serta kurangi ketegangan mental.

3. Pijat
Sesuatu pijatan lembut adalah langkah terbaik untuk bersantai serta menyingkirkan stres.
Memijat otot punggung dapat menolong meredakan nyeri pada punggung.
Yakinkan pijatan ini dikerjakan oleh orang yang terlatih serta tahu tehnik pemijatan untuk hindari pertambahan rasa sakit.

4. Relaksasi
Rasa sakit kerapkalinya dikarenakan banyak tekanan mental serta ketegangan.
Beban kerja, ujian, problem usaha, problem keluarga, serta lan-lain dapat jadi pemicu berlangsungnya back pain.
Studi serta berlatih tehnik relaksasi layaknya meditasi atau latihan pernafasan dapat menolong Anda jadi lebih rileks.

5. Jauhi Tidur Lama di Kasur
Istirahat di area tidur disarankan pada beberapa besar masalah problem kesehatan.
Tetapi, pada masalah nyeri punggung ( back pain ) dokter lebih merekomendasikan untuk bangun serta bergerak sebanyak-banyaknya.
Berbaring lama dapat memperburuk rasa sakit.
Apabila ingin beristirahat, langkah terbaik yaitu dengan berbaring telentang dengan meletakkan dua bantal dibawah lutut.

6. Olahraga
Dianjurkan berolahraga untuk meringankan ketegangan pada otot.
Back pain tidak dapat sembuh cuma dengan obat, tetapi di dukung olahraga teratur.
Oleh dikarenakan itu, direkomendasikan untuk lakukan olah raga layaknya renang, jalan kaki, dan sebagainya.
Berenang dapat memperkuat otot-otot perut serta punggung, hingga jadi olah raga terbaik untuk back pain.
Jalan kaki yaitu latihan terbaik yang lain sesudah renang.

7. Menekuk Lutut
Senantiasa ingat untuk menekuk lutut waktu mengambil benda dari lantai.
Janganlah dulu mengambil benda berat tanpa menekuk ke-2 lutut.
Menekuk lutut meyakinkan bahwa pekerjaan mengangkat beban berat dikerjakan oleh kaki dengan pertolongan otot-otot paha.
Waktu kembali ke posisi berdiri, dorong tubuh sisi atas menggunakan otot-otot kaki.
Ingatlah untuk tidak membungkukkan pinggang.

8. Membawa Benda dengan Langkah yang Benar
Pegang dekat dengan tubuh waktu membawa benda.
Waktu mengambil serta membawa benda berat, tahan benda tersebut dekat dengan tubuh.
Apabila anda pingin mengambil benda dari atas rak, berdiri dibawah benda yang pingin di ambil serta taruh benda tersebut diatas kepala.
Ini dapat kurangi beban pada punggung.
Nyeri Punggung 

9. Pakai Bantal Kecil
Sandaran yang pas untuk punggung bawah amat mutlak.
Beberapa besar kursi mobil atau sofa tidak dirancang untuk menyokong punggung bawah.
Apabila jok mobil anda tidak berikan sandaran yang cocok dengan tulang punggung, pakai bantal kecil untuk mengganjal punggung sisi bawah.
Anda bisa menggunakan selendang atau sweater apabila tidak membawa bantal untuk hindari nyeri punggung bawah.

10. Pakai Kasur yang Baik
Kasur yang empuk, tidak merat, a serta kendur bisa mengakibatkan back pain atau bikin nyeri punggung kambuh lagi.
Pastikan kasur yang kekerasannya medium ( medium-firm ).

11. Tidur Cukup
Tidur yang cukup pada malam hari juga mutlak untuk mengendurkan otot punggung yang tegang.
Posisi terbaik untuk tidur untuk yang alami problem back pain yaitu posisi telentang.

12. Melindungi Berat Badan
Apabila berat badan tidak sepadan dengan tinggi badan, back pain dapat semakin kronis.
Melindungi berat badan adalah di antara factor mutlak untuk hindari berlangsungnya back pain.

13. Terus Waspada
Lakukan aktivitas teratur dengan sembrono yaitu di antara pemicu utama berlangsungnya back pain.
Waspadalah waktu jalan, tidur, bangun tidur, memutar tubuh, merubah posisi, duduk, membungkuk, atau bangun dari duduk.

Tifus atau Demam Berdarah

Tifus atau Demam Berdarah

  • Demam Berdarah

    Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.
  • Tifus

    Tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.

Bagian yang Diserang

  • Demam Berdarah

    Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan kematian.
  • Tifus

    Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.

Gejala

  • Demam Berdarah

    Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:
    • Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
    • Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
    • Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
    • Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.
  • Tifus

    Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:
    • Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
    • Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
    • Nyeri perut dan diare.
    • Batuk dan sakit tenggorokan.

Pemeriksaan

Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.
  • Demam Berdarah

    Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlah trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.
  • Tifus

    Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.

Pengobatan

  • Demam Berdarah

    Tidak ada obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya penderita dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan penderita lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.
  • Tifus

    Untuk pengobatan tifus, biasanya akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.

Cara Pencegahan

  • Demam Berdarah

    Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
  • Tifus

    Sedangkan untuk mencegah tifus adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak. Pilihlah makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.
Selain itu, penting menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat mencegah penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus menimpa kita.

source : kumpulan.info

Tips Mengendalikan Kolesterol

Tips Mengendalikan Kolesterol

Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan kolesterol Anda:
  • Diet

    Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.
  • Konsumsi makanan berserat

    Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.
  • Konsumsi antioksidan

    Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Hindari alkohol dan merokok

    Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
  • Olahraga

    Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.

Mengatasi Rasa Takut ke Dokter Gigi

Mengatasi Rasa Takut ke Dokter Gigi

Jika Anda merasa takut saat dokter gigi menangani gigi Anda, silahkan beritahukan ke dokter Anda. Ia tentu senang membantu Anda mengatasinya. Anda bisa memberitahunya bahwa Anda akan memberi isyarat dengan tangan bahwa Anda takut atau merasa sakit saat ia sedang menangani gigi Anda. Banyak pasien mendapati bahwa hal tersebut membuat mereka lebih tenang.
Selain itu kebanyakan dokter gigi sering mengajak bicara pasiennya saat menangani gigi pasien. Hal ini bertujuan menenangkan hati pasien tersebut.

Ingatlah bahwa gigi yang sehat menunjang kesehatan tubuh. Jika Anda segera memperbaiki gigi Anda yang berlubang, hal ini akan menghindari problem dan perawatan yang mahal di kemudian hari.

Mengatasi sakit gigi berlubang

Mengatasi sakit gigi berlubang

Gigi yang berlubang bukanlah disebabkan ulat seperti anggapan orang pada zaman dahulu. Teori ini bertahan hingga tahun 1700-an hingga Willoughby Miller seorang dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin menemukan penyebab pembusukan gigi. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.

Saat lubang terjadi pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Tetapi, lubang kecil pada email selanjutnya dapat menjadi celah sisa makanan dan adanya bakteri akan membuat lubang semakin besar yang melubangi dentin. Pada saat ini kita akan merasakan linu pada gigi saat makan. Bila dibiarkan, lubang akan sampai pada lubang saraf sehingga kita akan mulai merasakan sakit gigi. Proses ini tidak akan berhenti sampai akhirnya gigi menjadi habis dan hanya tersisa akar gigi.
Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata seperti anggapan beberapa orang, karena bila didiamkan, dapat membuat gigi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung maupun penyakit lainnya.

Agar tidak semakin bertambah parah, maka bila Anda memiliki gigi berlubang sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter gigi untuk mengobatinya. Walaupun banyak orang tidak suka pergi ke dokter gigi dengan alasan tidak peduli dengan keadaan gigi, khawatir biayanya mahal, takut atau malu diejek karena gigi yang rusak, namun pergi ke dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi sakit gigi. Gigi berlubang tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun, mungkin setelah menderita sakit gigi, rasa sakitnya dapat hilang tetapi tidak memperbaiki keadaan gigi. Gigi akan tetap berlubang, bahkan lubangnya akan terus semakin membesar.




Selasa, 30 September 2014

Penyebab susah buang air besar BAB

Penyebab susah buang air besar BAB

Sembelit, konstipasi atau sulit buang air besar tidak selalu dikarenakan kurangnya asupan serat dari sayur dan buah. Ada sejumlah penyebab lain yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Ini empat penyebab paling umum terjadinya sembelit, yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber.
1. Stres
Anda bisa saja mengalami masalah pencernaan akibat stres berkepanjangan. Saat stres, sistem syaraf pada usus besar juga ikut terpengaruh sehingga menyebabkan kontraksi pada perut berkurang. Hal ini mengakibatkan Anda lebih jarang merasakan keinginan untuk buang air besar dan pengeluaran racun-racun serta sisa makanan yang tidak tercerna pun terhambat.
2. Berhenti Olahraga Rutin
Orang yang rutin berolahraga, lalu berhenti melakukan rutinitasnya juga bisa mengalami susah buang air besar. Mengubah rutinitas yang telah terbiasa dialami tubuh akan memengaruhi berbagai sistem syaraf dan itu bisa membuat usus juga berubah dalam memproses makanan. Olahraga secara rutin adalah hal baik, jadi sebaiknya jangan dihentikan karena akan lebih banyak hal negatif yang akan Anda alami. Mulai dari kegemukan hingga sembelit contohnya.
3. Dehidrasi
Air sangat penting agar tubuh bisa terus menjalankan fungsi organnya dengan maksimal. Kurang minum air tentunya akan berpengaruh terhadap kinerja tubuh termasuk sistem pencernaan. Serat yang masuk ke dalam tubuh akan bereaksi dengan air, dan membuatnya mengembang seperti jelly agar lebih mudah keluar. Jika Anda cukup makan serat tapi kurang minum air, maka serat akan sulit melewati sistem pencernaan dan akhirnya menyebabkan konstipasi. Cukupilah asupan cairan Anda setiap hari, minimal delapan gelas.
4. Gangguan Tiroid
Jika konstipasi berlangsung cukup lama atau lebih dari satu minggu, ada baiknya Anda memeriksakannya ke dokter sepsialis penyakit dalam untuk memeriksa fungsi tiroid. Kekurangan tiroid juga bisa menyebabkan konstipasi berkepanjangan. Tiroid berfungsi melepaskan hormon-hormon yang berperan dalam sejumlah proses di dalam tubuh, termasuk sistem pencernaan. Ketika kelenjar tiroid kurang aktif, maka kinerja usus bisa melemah dan melembat, mengakibatkan Anda susah buang air besar BAB

Senin, 29 September 2014

Ketahui DBD ( Demam Berdarah Dengue ), Sederhana tapi Berbahaya

Ketahui DBD ( Demam Berdarah Dengue ), Sederhana tapi Berbahaya

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai demam berdarah dengue, kita perlu mengenal terlebih dahulu perbedaan antara demam dengue dan demam berdarah dengue. Meskipun disebabkan oleh virus yang serupa dengan perantara nyamuk yang sama, kedua penyakit tersebut memiliki tingkat berat penyakit yang berbeda. Perbedaan utama antara antara demam dengue dan demam berdarah dengue adalah adanya kebocoran plasma pada demam berdarah dengue (DBD) sementara pada demam dengue (DD) tidak ada. Jadi, meskipun dari segi nama digunakan istilah ‘berdarah’, bukan berarti setiap infeksi dengue dengan manifestasi perdarahan adalah DBD karena pada DD pun dapat terjadi perdarahan.

Bagaimana seseorang dicurigai mengalami demam berdarah?


Demam adalah gejala utama yang dialami seseorang yang mengalami infeksi sistemik atau melibatkan seluruh tubuh (terutama jika patogen penyebab infeksi sudah berada dalam aliran darah). Begitu juga dengan infeksi virus dengue. Penderitanya akan mengalami demam yang biasanya bersifat mendadak tinggi serta terjadi sepanjang hari. Pemberian obat penurun demam seringkali tidak cukup efektif untuk meredakan demam. Jika pun sempat turun, suhu cenderung akan naik kembali. Pada saat itu, virus dengue sedang menyebar dalam aliran darah serta sistem imun sedang berperang melawan infeksi tersebut. Pada hari ke 1-3 (terutama hari ke 1-2), kita dapat menemukan antigen virus dengue dalam aliran darah sehingga metode pemeriksaan NS1 dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi tersebut. Meskipun dapat memberikan secara dini informasi mengenai kuman penyebab demam yang pasien alami, pemeriksaan ini cukup mahal sehingga penggunaannya seringkali dibatasi. Pada masa tersebut, antibodi IgM dan IgG (pada infeksi pertama) belum terbentuk sehingga pemeriksaan antiobodi IgM an IgG dengue tidak lazim dilakukan. Setelah hari keempat, pemeriksaan antibodi sudah dapat menunjukan hasil positif untuk membantu menegakan diagnosis demam dengue atau demam berdarah dengue. (Catatan: apabila sudah pernah ada infeksi dengue sebelumnya, tubuh bisa saja sudah memiliki IgG sejak hari pertama).

Gejala penyerta yang dapat menjadi pertanda kecurigaan infeksi dengue antara lain adalah nyeri di belakang bola mata (retroorbita), serta nyeri atau pegal-pegal pada otot dan sendi. Kondisi tersebut berkaitan dengan adanya infeksi sistemik dalam tubuh yang disebabkan virus dengue. Juga, dapat terjadi keluhan mual-mual yang mungkin disertai dengan muntah. Selain itu, perlu ditelaah juga adanya kemungkinan infeksi pada anggota keluarga atau tetangga di lingkungan sekitar yang dapat menjadi sumber penularan.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa mereka yang mengalami demam disertai dengan bintik-bintik kemerahan di tubuhnya dapat dicurigai mengalami DBD atau DD. Namun, apakah gejala tersebut harus ada? Ternyata tidak.

Bintik-bintik kemerahan pada kulit penderita DBD atau DD kita sebut sebagai petekie. Petekie tersebut terjadi karena adanya perdarahan yang disebabkan oleh menurunnya kadar trombosit dalam darah. Trombosit merupakan senyawa yang berfungsi untuk menghentikan perdarahan dengan membentuk semacam penyumbat pada lesi. Tubuh kita senantiasa mengalami lesi-lesi kecil yang seringkali tidak terlihat, tetapi segera ditutup oleh trombosit dan sistem hemostasis lainnya sehingga kita tidak menyadarinya. Pada penderita infeksi dengue yang mengalami penurunan jumlah trombosit secara signifikan, fungsi hemostasis tersebut terganggu sehingga muncul manifestasi perdarahan berupa petekie.



Manifestasi perdarahan tidak hanya terbatas pada petekie saja melainkan dapat berupa ekimosis (perdarahan yang lebih luas dari petekie, seperti memar), epistaksis (mimisan), perdarahan gusi, perdarahan lambung (yang dapat menyebabkan muntah darah dan buang air besar warna hitam) hingga perdarahan otak. Pada prinsipnya, perdarahan dapat terjadi di mana saja di seluruh tubuh.Penurunan trombosit dapat diamati dengan pemeriksaan darah lengkap terutama kadar trombosit darah.

Pada hari keempat dan kelima, demam biasanya sudah mulai turun karena sistem imun tubuh sudah mulai menyelesaikan perlawanannya terhadap vir us dengue. Namun, justru pada masa ini dapat terjadi kondisi kritis yang dapat mengancam nyawa.

Bagaimana hal tersebut terjadi?

Saat terjadi peperangan antara sistem imun dengan virus dengue, terdapat senyawa-senyawa (sitokin) dalam darah yang dihasilkan oleh sisten imun kita sendiri. Sitokin-sitokin tersebut bertahan selama beberapa hari di dalam tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya kondisi peningkatan permeabilitas dinding pembuluh darah sehingga cairan plasma bocor ke ruang interstisial. Akibatnya, volume darah akan berkurang sehingga tekanan darah pun turun. Karena bagian darah yang berkurang adalah plasma atau cairan sementara kadar sel darah merah tetap, pada pemeriksaan darah perifer didapatkan peningkatan kadar Hb serta hematokrit. Beberapa orang sering mengatakan dengan istilah darahnya mengental.

Turunnya tekanan darah tersebut dapat menyebabkan kegagalan perfusi ke jaringan. Oksigen tidak mampu disampaikan ke jaringan dengan baik padahal jaringan tubuh senantiasa membutuhkan oksigen untuk metabolisme sel, terutama sel otak. Kegagalan perfusi tersebut kita sebut sebagai syok. Untuk mengkompensasi tersebut, tubuh akan beradaptasi terutama dengan meningkatkan denyut nadi. Dada terasa berdebar-debar, denyut nadi teraba >100 kali per menit. Namun, bila tidak terjadi perbaikan, kompensasi tersebut lambat laun tidak akan lagi dapat mencukupi kebutuhan jaringan akan oksigen. Kesadaran pasien dapat menurun hingga dapat meninggal dunia.

Kebocaran plasma yang terjadi dapat memberikan gejala dan tanda seperti sesak napas (karena kebocoran plasma di paru-paru) serta penurunan volume urin (kencing menjadi lebih sedikit atau jarang). Gejala dan tanda tersebut perlu diwaspadai.

Lalu, apa yang dapat kita lakukan?
Penatalaksaan yang diberikan untuk pasien dengan demam dengue atau demam berdarah dengue tentu saja sesuai dengan patofisiologi yang mendasarinya. Pada awal perkembangan penyakit, ketidaknyamanan yang terjadi pada saat demam perlu ditangani dengan pemberian obat penurun demam, yang mana dapat dipilih seperti acetaminophen atau ibuprofen. Pada anak-anak, aspirin jarang digunakan karena dapat menyebabkan terjadinya Reye Syndome. Obat penurun panas tersebut juga sekaligus dapat berfungsi sebagai pereda nyeri yang terjadi sebagaimana disebutkan di atas. Sementara itu, mual-mual yang terjadi dapat ditangani dengan obat seperti antagonis reseptor H-2. Pemberian pelindung mukosa lambung seperti sucralfat dapat dipertimbangkan.

Tatalaksana utama yang amat krusial pada DBD atau DD adalah cairan. Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa kondisi yang paling dapat menyebabkan kematian adalah syok akibat kebocoran plasma. Oleh karena itu, kita harus menggantikan cairan tubuh sesegera mungkin. Jika kondisi klinis masih baik, disarankan pasien mengkonsumsi air secara cukup. Selain karena kebocoran plasma, kondisi demam juga meningkatkan pengeluaran cairan tubuh melalui evaporasi, sehingga kebutuhan cairan ekstra memang diperlukan. Apakah harus air putih? Pada prinsipnya air putih tersebut adalah apa yang dibutuhkan oleh tubuh saat itu. Namun, perlu dipertimbangkan bahwa tidak mudah bagi pasien untuk mau minum air putih banyak sehingga air dalam bentuk apa pun, asalkan dapat masuk tentu akan lebih baik (apalagi anak-anak). Pemberian cairan yang cukup dapat dalam bentuk kuah sayur, jus, maupun minuman manis.

Kondisi syok adalah kondisi yang harus dicegah! Jangan pernah berpikiran bahwa kalau sampai terjadi syok, kita hanya tinggal mengganti cairan yang hilang dari pembuluh darah. Respon dari penggantian cairan yang kita lakukan belum tentu baik meskipun sudah sesuai dengan algoritma tatalaksana standar. Belum lagi, adanya kemungkinan hambatan pada saat membuat akses intravena maupun memasukan cairan pengganti tersebut. Penanganan syok amat terpacu dengan waktu. Keterlambatan akibat hambatan transportasi dari rumah ke rumah sakit memiliki peranan yang krusial pada beberapa kasus syok akibat dengue. Amat disayangkan bahwa banyak masyarakat yang kurang waspada pada infeksi dengue tersebut sehingga baru membawa ke rumah sakit atau dokter begitu kondisi pasien (terutama anak-anak) sudah berat.

Pada kondisi syok atau pre syok yang mana kita nilai perlu mendapatkan penggantian cairan segera, dilakukan pemasangan akses intravena untuk memasukan cairan. Akses dapat dipasang dua sekaligus terutama jika sudah terjadi syok. Ringer laktat menjadi cairan kristaloid pilihan untuk terapi syok, dengan sekaligus disiapkan cairan koloid untuk mengantisipasi apabila pemberian kristaloid belum cukup memadai.



Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, cegah sedini mungkin supaya nyamuk Aedes aegypti tidak menularkan virus dengue pada Anda atau pun keluarga Anda. Beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain adalah mencegah terjadinya genangan air tenang yang dapat menjadi tempat bertelur nyamuk dan berkembangnya larva nyamuk. Strateginya dapat berupa mengubur tumpukan sampah kaleng atau barang bekas, menguras bak mandi atau penampung air lainnya secara teratur, membuang tumpukan cairan di bawah lemari es atau dispenser, mengisi kolam atau vas berisi air dengan ikan dan semacamnya. Tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air sebaiknya ditutup. Juga, kita dapat mencegah gigitan nyamuk dengan memasang kelambu atau menggunakan anti nyamuk (lotion, obat nyamuk asap atau listrik) saat tidur. Jika ada temuan kasus, masyarakat dapat meminta rekomendasi untuk dilakukannya pemberantasan sarang nyamuk dengan fogging tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

10 Mitos Tak Benar Penyebab Flu, Demam dan Pilek

10 Mitos Tak Benar Penyebab Flu, Demam dan Pilek

Mitos Tidak Benar Tentang Penyebab Ketularan Flu, Demam, Batuk dan Pilek :

Karena cuaca dan perubahan musim
Karena makan gorengan atau makan krupuk
Karena hujan
Karena masuk angin akibat kipas angin atau naik kendaraan
Karena kecapekan dan kurang tidur
Karena naik sepeda Motor
Karena minum es
Karena panas dalam
Udara dingin, berenang atau AC
Kena debu rumah, debu bangunan atau bulu Binatang

Berbagai faktor tersebut dapat memperberat tetapi bukan penyebab utamaan penyebab utama. Jadi minum dingin, udara dingin, kecapekan, hujan, cuaca, masuk angin, kena kipas angin hanya memperberat bukan menjadi penyebab utama. Kalaupun ada faktor debu, dingin, minum es pada penderita alergi hanya menjadi keluhan batuk sesaat dan sebentar akan membaik dalam beberapa jam kemudian.

Hal ini disebabkan karena alergi bukan virus. Karena, infeksi saluran napas harus ada sumber penularan kontak yang terkena infeksi. Misalnya minum es memang akan memperberat batuk, dan pilek yang terjadi. Pada penderita alergi kadangkala bukan hanya es, tetapi kandungan es yang ada seperti es jeruk atau es coklat bisa menjadi penyebab alergi batuk. Bila terdapat faktor tersebut di atas tetapi tidak ada kontak yang sakit flu atau virus maka tidak akan terjadi atau tertular infeksi tersebut.

TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA

TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA





(penyakit berbahaya dr nyamuk : malaria, demam berdarah, chikunya dll).

Bahan :
- 200 ml air panas.
- 50 gram gula merah.
- 1 gram ragi roti.
- 1 botol bekas plastik 2 liter.

Caranya:
1. Potong botol plastik (jenis PET) separuh.
2. Campurkan gula merah dng air panas hingga lebur.
Stelah dingin tuangkan di separuh bagian bawah botol.
3. Tambah RAGI. Tidak perlu diaduk nanti akan menghasilkan Karbon Dioksida sbg PENARIK PERHATIAN nyamuk.
4. Letakkan bagian corong, terbalik, kedalam separuh botol tadi.
5. Bungkus botol dng sesuatu yg berwarna hitam (isolasi), dan letakkan di beberapa sudut rumah, toko, sekolah, rumah sakit, ladang dll. ( Terlindung hujan )
6. Biarkan skitar 2 minggu atau nyamuk sdh penuh silahkan cuci botolnya dan mulai lg dr awal.



#
TAMBAHAN :
---------------
1. Agar ngga dirubungi SEMUT letakan botol tsb diatas mangkuk/kaleng berisi air.
2. Kalo nangkap LALAT cara masih sm diatas tapi ngga usah pake RAGI cukup umpan ikan mentah yg busuk dipotong kecil dimasukin botol tsb OK.
3. Letakan botol jauh terlindung dr hujan atau angin.

Apakah Madu Aman Bagi Penderita Diabetes?

Apakah Madu Aman Bagi Penderita Diabetes?


Penderita diabetis umumnya mempunyai masalah dalam produksi insulin yang digunakan untuk memecah zat gula (terutama sukrosa yaitu jenis gula disakarida) yang masuk kedalam tubuh agar bisa diserap oleh tubuh.

Dalam hal Madu, rasa manis yang dihasilkan oleh Madu adalah dari jenis gula yang berbeda (terutama fruktosa yaitu jenis gula monosakarida) yang langsung dapat diserap oleh tubuh tanpa membutuhkan enzym. Jadi Madu adalah pemanis alami yang aman bagi penderita diabetis. Bahkan sudah terbukti secara ilmiah bahwa Madu juga sangat efektif untuk pengobatan luka yang timbul karena penyakit diabetis ini. Salah satu yang telah membuktikan keamanan Madu untuk penderita diabetis ini adalah Dr. Jamal Burhan dari Universitas Iskandariyah Mesir.

Pemahaman awam bahwa diabetes disebabkan oleh gula dan oleh karenanya orang yang sakit diabetes harus menghindari yang manis-manis, ternyata tidak sepenuhnya benar. Ternyata tidak seluruh rasa manis dapat menyebabkan diabetes. Rasa manis dari madu ternyata aman bahkan bagi penderita diabetis.

Lebih jauh lagi, madu ternyata juga sangat efektif untuk mengobati luka akibat sakit diabetes yang sudah parah – dan ketika seluruh jenis obat sudah tidak mempan lagi.

Kalau Allah yang maha tahu saja meresepkan langsung madu sebagai obat ? Apakah mungkin madu memiliki mudharat yang lebih besar dari manfaatnya bagi siapapun termasuk penderita diabetis ? …tentu tidak !. Wallahu A’lam

Minggu, 28 September 2014

Hal-hal yang perlu dihindari agar Kesuburan meningkat

Hal-hal yang perlu dihindari agar Kesuburan meningkat


  • Kopi merupakan pencetus stres. Stres berpengaruh pada kehamilan. Karena tubuh jadi ‘boros’ memanfaatkan vitamin B. Tubuh kita seakan lapar glukosa. Dampaknya sel organ kesuburan mengalami kelaparan gizi, dan pada akhirnya mengalami ketidaksuburan. Dalam kondisi stres suplai vitamin dan mineral terutama vitamin B6, kalsium, dan zinc harus lebih banyak dari biasanya.

  • Makanan manis perlu dihindari karena kadar gula yang tinggi membuat tubuh membutuhkan vitamin B6 dan B12 untuk mencerna gula. Semakin habis vitamin B kondisi syaraf terganggu.

  • Alkohol dapat mempengaruhi kesuburan, juga me­ngu­rangi penyerapan vitamin B dan mineral seperti zinc. Kekurangan vitamin B6 dan asam folat berkaitan dengan ketidaksuburan, sedangkan seng adalah salah satu zat gizi penting untuk produksi sperma. Karena dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma, sebaiknya hindari alkohol.

  • Obesitas merupakan penyebab ketidaksuburan dan menurunnya libido pada pria dan wanita. Jika ingin menurunkan berat badan, sebaiknya kurangi asupan kalori. Namun, zat gizi esensial lainnya tetap dipertahankan (rendah kalori seimbang) untuk menjaga kesehatan calon ibu dan bayi.

  • Merokok tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga dapat menurunkan kesuburan pada laki-laki dan perempuan. Perempuan yang aktif merokok maupun pasif bisa mengalami datang bulan tidak teratur. (dari berbagai sumber).

  •       Kebutuhan Gizi untuk Kesuburan Nama Zat Kebutuhan Sumber (per hari) Zinc 15 mg daging, hati, telur, seafood, Kalsium 800 mg susu, mentega, ikan teri, Magnesium 300-350 mg kacang-kacangan, sereal, seafood, sayuran hijau, Niasin 13-18 mg daging unggas, ikan, kacang-kacangan, Asam folat 400ug sayuran hijau (bayam, brokoli), dan hati

    Vit A 800-1000 ug RE hati, susu, kuning telur, keju, sayuran, hijau gelap (bayam, brokoli, daun pepaya, daun singkong) wortel, tomat, labu, kuning, semangka, mangga, Vit B 3 ug daging unggas, telur ikan, kacang tanah, tolo, kedelai, Vit C 60 mg jeruk, mangga, jambu biji, Vit E 8-10 mg mentega, susu, minyak kedelai, kecambah, kacang merah, kacang tanah, kedelai.

    Sabtu, 27 September 2014

    Kurangi rasa sakit saat Bayi sedang tumbuh gigi

    Kurangi rasa sakit saat Bayi sedang tumbuh gigi

    Berikut cara sederhana untuk kurangi rasa sakit saat Bayi yang sedang tumbuh gigi.


    1. Pijatlah gusi tempat tumbuhnya gigi secara perlahan, menggunakan jari bersih Anda. Gratis, namun efektif
    2. Dinginkan sendok di dalam kulkas, lalu berikan untuk digigit oleh si kecil. Ini berguna untuk gigi yang belum muncul ke permukaan
    3. Celupkan waslap ke dalam air atau ASI, lalu dinginkan (bisa juga dibekukan dalam freezer).  Berikan kepada si kecil untuk dikunyah-kunyah
    4. Kalau ia sudah mulai menerima MPASI, Anda bisa memberikan makanan dingin seperti puree atau yoghurt untuk membantu mengurangi rasa sakit pada gusinya
    5. Susui. Ya, rasa sakit akan berkurang ketika ia sedang menyusu.
    6. Mainan gigit juga bisa membantu. Namun pastikan Anda memilih mainan yang berbahan aman ya.. Biasanya ada yang berbahan karet alami yang bebas dari BPA dan phthalate, serta menggunakan pewarna yang aman juga.
    7. Buah beku seperti pisang, apel dan lainnya bisa membantu juga. Berikan potongan yang agak besar sehingga tidak menyebabkan si kecil tersedak. Atau, ada juga yang menggunakan kantung jaring yang khusus sebagai tempat buahnya, agar si kecil tidak tersedak potongan buah yang terlepas.
    8. Pengalihan seperti berendam air hangat juga bisa membantu si kecil melupakan sejenak rasa sakit pada gusinya
    9. Untuk bayi usia 6 bulan ke atas, coba berikan minum menggunakan gelas bermocong (sippy cup), karena ini bisa sekaligus menjadi bahan untuk digigit-gigit olehnya
    Bagaimana dengan jel pengurang rasa sakit?

    Bisa saja Anda gunakan, namun gunakan yang bebas dari benzocaine, alkohol dan pewarna. Biasanya jel sejenis ini mengandung eugenol yang diambil dari cengkeh, yang bisa berfungsi sebagai antiseptik, analgesik, antibakteri serta  memiliki fungsi anestesi.


    Makanan Sehat Bagi Bayi

    Makanan Sehat Bagi Bayi

    Bayi mempunyai perut yang masih kecil dan belum terlalu kuat. Asupan makanan  ke perutnya harus kita atur baik-baik. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menyiapkan dan mengatur makanan bayi, antara lain usia , cara mengolah makanan, dan gizinya. 

    Setiap tahapan usia bayi memiliki jenis makanan yang berbeda-beda. Pada usia 0-6 bulan, bayi hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan cair, yaitu ASI. Selanjutnya masuk usia 6-12 bulan, bayi sudah boleh kita berikan makanan lembut dan semi-padat seperti bubur dan pisang. Setelah bayi usia satu tahun, kita sudah lebih bebas memberikan variasi makanan kepada si bayi, misal potongan buah atau sayuran. Yang harus diingat perhatikan higienitas makanan .

    Higienitas didapat sejak Anda memilih bahan makanan si kecil. Lebih baik jika Anda memasak sendiri menu yang Anda sajikan untuk bayi. Makanan bayi yang baik biasanya terdiri dari beras, ayam, daging, sayuran, dan ikan. Sedankan untuk ikan, pilih yang masih segar dan berwarna merah. Kemudian untuk sayuran, pilih juga yang masih segar dan warnanya cerah. Masak dengan cara dan rasa terbaik agar anak Anda menyukainya. Saat memasak, pastikan makanan matang sempurna agar segala kuman dan bakteri bisa mati. Namun juga jangan menggunakan api terlalu besar dan waktu terlalu lama karena makanan bisa menjadi lembek dan hilang nutrisinya.

    Hal penting dalam menyiapkan dan mengatur makanan bayi, jangan pernah menambahkan bumbu penyedap atau MSG, tapi makanan bayi tetap harus memperhatikanan cita rasa bagi bayi.  Bahan ini bisa menimbulkan kerusakan fungsi otak. Setelah matang, biarkan panas makanan hilang lalu cicipi terlebih dahulu. Pastikan makanan yang masuk nyaman ditelan olehnya. Sedangkan jika Anda memilih makanan bayi instan, selalu periksa kemasan dan tanggal kadaluarsanya. Jangan memilih produk dengan kemasan rusak dan mendekati tanggal kadaluarsa. Jika Anda menyimpan makanan bayi yang sudah dimasak untuk diberikan lagi nanti, simpan di tempat yang bersih dan jauh dari bau menyengat. Jauhkan makanan bayi dari bau durian atau kopi yang bisa mempengaruhi aroma makanan.

    Saat senggang, pelajarilah kandungan gizi makanan dalam kaitannya menyiapkan dan mengatur makanan bayi. Misalnya dengan mencari tahu kandungan gizi dari makanan instan bayi yang Anda sajikan. Anda bisa membaca label daftar gizi yang biasanya terdapat di bagian belakang produk tersebut. Hindari memilih makanan bayi yang mengandung banyak perasa buatan. Sedangkan untuk bahan makanan alami yang Anda masak sendiri, kandungan gizinya bisa diketahui dengan memahami prinsiap piramida makanan bayi. Piramida ini biasanya ada di buku panduan kesehatan bayi. Dengan gizi seimbang, tumbuh kembang anak Anda pun bisa maksimal.

    Sumber : bidanku.com

    Jumat, 26 September 2014

    Mencegah Viral Meningitis

     Mencegah Viral Meningitis

    Meningitis adalah peradangan pada meninges, yaitu membran atau selaput pelindung saraf pusat yang melapisi otak dan sumsum tulang belakang. Penyebab utamanya adalah virus dan bakteri. Meningitis karena virus (meningitis viral) umumnya bersifat ringan dan akan sembuh dalam jangka waktu 7–10 hari.

    Akan tetapi, meningitis yang terjadi karena infeksi bakteri (meningitis bakterial) menunjukkan gejala dan tanda yang lebih serius, bahkan bisa mengancam nyawa si kecil.

    Meningitis bakterial cukup banyak ditemukan, berkisar 30-50 kasus per 100.000 anak usia 0-5 tahun, dengan angka kematian yang cukup tinggi. Kalaupun meningitis tersebut dinyatakan sembuh, umumnya meninggalkan gejala sisa yaitu cacat permanen pada anak, seperti gangguan pendengaran dan saraf, epilepsi, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan. 

    Ada tiga penyebab meningitis bakterial, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Neisseria meningitidis. Dari ketiga bakteri itu, Streptococcus pneumoniae (pneumokokus) yang paling sering menyerang bayi dan anak di bawah usia 2 tahun dan merupakan penyebab meningitis terparah. Bahkan, masa inkubasinya tergolong sangat cepat, sekitar 24 jam!

    Bakteri pneumokokus itu sebenarnya hidup secara alami di saluran hidung dan tenggorokan manusia, tapi bila mengganas dan menyebar ke dalam darah terutama saat daya tahan tubuh melemah bisa menimbulkan penyakit berbahaya, salah satunya adalah meningitis!
    Sayangnya, tidak mudah mendeteksi meningitis pada bayi. Kalau anak-anak yang lebih besar atau orang dewasa bisa mengeluhkan gejala seperti leher kaku, sakit kepala, menggigil, maka hal itu sulit ditemukan pada bayi.

    Sebaliknya, bayi mungkin hanya menampakkan gejala seperti luar biasa rewel, lesu atau demam. Tanda-tanda tersebut mencakup demam, kaku pada tengkuk, enggan menyusu/mengisap karena refleks menelan berkurang, tidak nafsu makan, menangis terus menerus (melengking), lemah, gemetaran, muntah dan ubun-ubun membenjol.

    Untuk mencegah hal ini terjadi, dan mencegah virus meningitis menyebar, setidaknya ada empat cara yang bisa ditempuh, yaitu :

    1. Vaksinasi
    Meningitis umumnya diderita anak-anak yang terinfeksi virus anak-anak seperti cacar air, polio, gondok, campak, rabies dan rubella. Jadi, mendapatkan vaksin sangat penting dilakukan sejak usia dini untuk menghindari virus penyakit tersebut sekaligus menghindari meningitis.

    2. Hindari gigitan nyamuk
    Karena virus dapat dibawa oleh nyamuk, maka menghindari gigitan nyamuk adalah salah satu jalannya. Anda bisa mulai dengan membasmi sarang nyamuk, membersihkan selokan dan menyemprot bagian-bagian rumah yang rawan ditinggali nyamuk.
    Hindari pula pergi ke kebun saat sore menjelang senja hari, karena nyamuk biasa keluar pada jam-jam itu. Jadi, selain menghindari virus meningitis, Anda juga sekaligus mencegah berkembangnya nyamuk demam berdarah.

    3. Cuci tangan
    Menjaga kebersihan diri sendiri bisa dimulai dengan membiasakan cuci tangan hingga bersih dengan sabun atau air hangat agar terhindar dari bakteri dan virus penyakit seperti batuk, pilek, diare, dan tidak terkecuali meningitis.

    4. Disinfektan
    Bersinggungan dengan penderita meningitis bisa memberikan risiko besar tertular meningitis. Untuk itu, mencuci baju dengan bersih dan merendam dalam air hangat serta pembersihan dengan disinfektan bisa menjadi cara yang bisa dilakukan.

    Jadi, menjaga kebersihan memang merupakan solusi tepat untuk menghindari segala penyakit, apalagi meningitis. Untuk itu, jangan ragu menerapkan kebiasaan baik mencuci tangan dan menjaga kebersihan seluruh anggota keluarga ya Ladies.