Kamis, 09 Oktober 2014

Radang Tenggorokan pada Anak

Radang Tenggorokan pada Anak

Radang tenggorokan dan infeksi amandel memang banyak dialami anak-anak usia sekolah. Sekitar 85% radang tenggorokan pada anak disebabkan infeksi virus batuk-pilek atau virus lain. Penyebab lainnya adalah alergi dan bakteri streptokokus grup A atau bakteri lain.
Gejala: Tonsil (amandel) dan/tenggorokan meradang, menimbulkan nyeri, gatal, dan kesulitan menelan, serta terkadang disertai demam dan batuk-pilek. Jika terinfeksi streptokokus, mungkin anak akan mengalami demam rendah, hilang nafsu makan, serta terjadi pembesaran kelenjar.
Cara penularan: Bila disebabkan virus, perpindahan virus bisa terjadi melalui percikan air liur penderita yang berada di sekeliling kita. Bakteri bisa masuk ke dalam tenggorokan melalui makanan, alat makan, atau tangan yang kotor. 
Cara merawatnya: Banyak minum. Minuman hangat akan memberi rasa nyaman pada tenggorokan. Jika anak demam atau merasa tidak nyaman, berikan parasetamol. Kalau hidung tersumbat, berikan tetes hidung NaCl (bisa dibeli di apotik) dan menghirup uap air panas. Pengobatan dengan antibiotika hanya diperlukan bila radang disebabkan bakteri streptokokus atau bakteri lainnya; serta tidak untuk mengatasi virus.
Pencegahan: Menghindari kontak dengan penderita batuk-pilek, influenza, atau infeksi streprokokus, banyak minum, serta meningkatkan stamina dengan istirahat dan makan dengan baik.
Tip untuk mama: Konsultasikan ke dokter jika anak demam di atas suhu 39°C, kesulitan menelan, mengeluarkan air liur, tampak bintik putih atau luka pada tenggorokan yang tampak merah, nyeri pada leher, dan suara serak yang berlangsung selama 2 minggu.

Bahasa Bayi Saat Sakit

Bahasa Bayi Saat Sakit

Berikut ini beberapa tanda yang bisa Anda kenali saat bayi merasakan sakit atau nyeri, seperti dilansir Sheknows.
 
Sulit bernafas

Perhatikan tanda-tanda berikut:
-  Bayi Anda bernapas lebih cepat dari biasanya.
-  Jaringan antara tulang rusuk, di atas tulang leher atau di perut bagian atas yang tersedot ketika bayi Anda bernapas.
-  Saat bayi Anda menghembuskan terdengar berat atau mendengus.
-  Kepala bayi Anda seperti terayun-ayun.
-  Bibir atau kulit bayi terlihat kebiruan.
-  Segera bawa ke IGD terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Infeksi

Jika pusar/sisa pusar bayi Anda tampak kemerahan, atau bagian penis tampak seperti berdarah, segera hubungi dokter, bisa jadi ini adalah tanda-tanda infeksi.
 
Ruam pada kulit

Bayi memang sering mengalami ruam, namun berhati-hatilah jika ruam tersebut mencakup permukaan yang luas, terutama pada wajah. Jika disertai demam atau pendarahan, segera bawa ke dokter.

Pilek

Mungkin ini penyakit biasa jika penderitanya adalah anak-anak atau orang dewasa. Namun pada bayi, ini tentu dapat berakibat fatal. Perhatikan hal-hal berikut:
-  Cek suhu badan. Jika bayi Anda berusia kurang dari tiga bulan dengan suhu sekitar 37 derajat Celsius atau jika bayi Anda berusia tiga sampai enam bulan bulan dengan suhu sekira 38 derajat Celsius.
-  Terdapat ruam atau sulit bernafas seperti penjelasan di atas.
-  Bayi Anda rewel luar biasa dan tidak berhenti menangis.
-  Batuk tanpa henti atau bahkan mengeluarkan darah.
-  Muntah.
-  Gejala berlangsung lebih dari dua pekan.