Bahasa Bayi Saat Sakit
Berikut ini beberapa tanda yang bisa Anda kenali saat bayi merasakan sakit atau nyeri, seperti dilansir Sheknows.
Sulit bernafas
Perhatikan tanda-tanda berikut:
- Bayi Anda bernapas lebih cepat dari biasanya.
- Jaringan antara tulang rusuk, di atas tulang leher atau di perut bagian atas yang tersedot ketika bayi Anda bernapas.
- Saat bayi Anda menghembuskan terdengar berat atau mendengus.
- Kepala bayi Anda seperti terayun-ayun.
- Bibir atau kulit bayi terlihat kebiruan.
- Segera bawa ke IGD terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Infeksi
Jika pusar/sisa pusar bayi Anda tampak kemerahan, atau bagian penis
tampak seperti berdarah, segera hubungi dokter, bisa jadi ini adalah
tanda-tanda infeksi.
Ruam pada kulit
Bayi memang sering mengalami ruam, namun berhati-hatilah jika ruam
tersebut mencakup permukaan yang luas, terutama pada wajah. Jika
disertai demam atau pendarahan, segera bawa ke dokter.
Pilek
Mungkin ini penyakit biasa jika penderitanya adalah anak-anak atau orang
dewasa. Namun pada bayi, ini tentu dapat berakibat fatal. Perhatikan
hal-hal berikut:
- Cek suhu badan. Jika bayi Anda berusia kurang dari tiga bulan dengan
suhu sekitar 37 derajat Celsius atau jika bayi Anda berusia tiga sampai
enam bulan bulan dengan suhu sekira 38 derajat Celsius.
- Terdapat ruam atau sulit bernafas seperti penjelasan di atas.
- Bayi Anda rewel luar biasa dan tidak berhenti menangis.
- Batuk tanpa henti atau bahkan mengeluarkan darah.
- Muntah.
- Gejala berlangsung lebih dari dua pekan.
Tampilkan postingan dengan label bayi sakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi sakit. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Oktober 2014
Tanda tanda Bayi Sakit
Tanda tanda Bayi Sakit
Tanda bayi sakit
Tak lama kemudian, gejala bayi sakit akan terlihat lebih jelas, seperti:
Tanda-tanda jika sakit menyerang bayi Anda, agar cepat memperoleh pertolongan. Tidak boleh main terka kondisi kesehatan bayi!
Wajar saja jika sesekali bayi Anda sakit. Bahkan adakalanya berdampak positif terhadap proses pembentukan daya tahan tubuh bayi. Tentu saja, kita tidak boleh main “tebak terka” dengan kondisi kesehatan si bayi. Apalagi bayi belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya, khan?
Tanda bayi sehat
Wajar saja jika sesekali bayi Anda sakit. Bahkan adakalanya berdampak positif terhadap proses pembentukan daya tahan tubuh bayi. Tentu saja, kita tidak boleh main “tebak terka” dengan kondisi kesehatan si bayi. Apalagi bayi belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya, khan?
Tanda bayi sehat
- Aktif bergerak. Gerakan kedua tangan serta kakinya simetris
- Matanya bersinar saat menatap Anda
- Mengisap kuat saat menyusui
- Tangisannya kuat
- Setelah usianya sebulan, mulai mengeluarkan suara-suara dan tersenyum saat Anda menatap dan mengajaknya bicara
Tanda bayi sakit
- Awalnya terlihat:
- Lemah dan lemas
- Malas bergerak
- Malas menyusu
- Lebih banyak tidur ketimbang biasanya
- Matanya redup dan tidak bercahaya
- Bawel dan susah ditenangkan, semua jadi serba salah
Tak lama kemudian, gejala bayi sakit akan terlihat lebih jelas, seperti:
- Tangan dan kaki dingin, atau sebaliknya bayi demam
- Munculnya tanda-tanda lain sesuai jenis penyakitnya:
- Flu: hidungnya berair atau tersumbat
- Infeksi tenggorokan: batuk-batuk dan kadang disertai muntah
- Terpapar kuman di pencernaan: buang air besar terus-menerus dan kadang disertai muntah
Tenang…tenang….Menghadapi anaksakit
tak perlu panik. Tetaplah tenang dan berpikir jernih karena pada
kondisi tertentu dituntut kesigapan Ada. Segera bawa si kecil ke rumah
sakit bila:
- Kejang, baik disertai demam maupun tidak
- Tidak mau minum dan lebih banyak tidur di banding biasanya
- Sesak nafas, apalagi bila disertai kebiruan di bibir atau wajahnya
- Kebiruan pada mukosa atau selaput tipis yang melapisi bagian dalam mulut atau bibir, meskipun tidak disertai sesak nafas
- Tubuhnya terlalu lemah dan tidak bertenaga
- Tubuh atau tangan serta kaki bayi dingin
- Muntah yang menyembur/menyemprot
Labels:
Bayi,
bayi sakit
Langganan:
Postingan (Atom)