Anak Takut Gelap, berikut cara mengatasinya
Ketakutan yg berlebihan khususnya di ruangan gelap seringkali
dirasakan oleh anak-anak. Terlebih, bila sang anak memilki imajinasi
berlebihan karena rasa takut yang dirasakannya tersebut.
Untuk
mengatasi takut gelap pada anak, tentunya anak perlu diajak
berkomunikasi untuk memberinya pengertian. Misalnya dengan mengatakan
bahwa monster dan naga yang dikhayalkannya keluar saat gelap tidak ada
di dunia nyata.
"Saat anak sudah bisa diajak berkomunikasi di
situlah orang tua bisa memberikan pengertian pada anak, bahwa gelap
tidak perlu ditakuti. Mungkin sekitar usia preschool (bisa dilakukan),"
Orang tua juga dapat membantu anak untuk melawan
ketakutan yang dirasakan. Misalnya dengan mengajarkan anak untuk tidur
dengan lampu gelap karena baik untuk kesehatan.
"Untuk anak yang
lebih kecil, cobalah untuk memberikan contoh yang lebih konkret dan
mudah dipahami oleh sang anak," lanjut Ratih.
Misalnya dengan
bermain dalam gelap atau dalam ruangan temaram. Misalnya mendongeng
dengan bayangan tangan, menebak bayangan dan sebagainya. Dengan bermain,
anak menjadi rileks sehingga bisa membuatnya lupa pada hal-hal seram
yang muncul dari imajinasinya.
Senin, 25 Juli 2016
Rabu, 13 Juli 2016
Biasakan Tidur Cepat agar anak tidak mudah gemuk
Biasakan Tidur Cepat agar anak tidak mudah gemuk
Bayi yang tidur lebih cepat tidak hanya memberi orang tua lebih banyak waktu luang. tapi juga menguntungkan untuk si bayi sendiri kelak.
Bayi yang dibiasakan tidur di jam yang sama setiap malamnya berisiko lebih rendah untuk mengalami obesitas saat usianya genap satu tahun.Keuntungan dari kebiasaan orang tua saat menidurkan bayinya.
Pertama, banyak orang tua yang mengira ketika bayi dibiarkan terjaga lebih lama, maka begitu ngantuk, mereka akan terlelap lebih lama.
"Yang benar, ketika orang tua membuatnya terjaga lebih lama, ya jam tidurnya berkurang,"
Jika ingin si bayi tidur lebih lama, baiknya bayi ditidurkan lebih awal juga. Namun jam berapapun bayi ditidurkan, mereka masih bisa terbangun di tengah malam. Biasanya disertai dengan tangisan,
Jangan pernah memberi makan bayi jika mereka tidak lapar. Lagipula kalaupun lapar, menangis adalah hal terakhir yang dilakukan bayi untuk mengirimkan 'kode' kepada orang tuanya jika mereka lapar.
Ketika usia mereka genap setahun, risiko obesitas mereka berkurang hingga separuh. Padahal faktanya balita yang mengalami kenaikan berat badan di tahun pertama cenderung menjadi kegemukan di kemudian hari, yang telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit seperti diabetes dan kanker.
"Untungnya orang tua baru biasanya mau menerima berbagai saran terkait pengasuhan anak dengan tangan terbuka, jadi lebih mudah mengintervensi mereka,"
Bayi yang tidur lebih cepat tidak hanya memberi orang tua lebih banyak waktu luang. tapi juga menguntungkan untuk si bayi sendiri kelak.
Bayi yang dibiasakan tidur di jam yang sama setiap malamnya berisiko lebih rendah untuk mengalami obesitas saat usianya genap satu tahun.Keuntungan dari kebiasaan orang tua saat menidurkan bayinya.
Pertama, banyak orang tua yang mengira ketika bayi dibiarkan terjaga lebih lama, maka begitu ngantuk, mereka akan terlelap lebih lama.
"Yang benar, ketika orang tua membuatnya terjaga lebih lama, ya jam tidurnya berkurang,"
Jika ingin si bayi tidur lebih lama, baiknya bayi ditidurkan lebih awal juga. Namun jam berapapun bayi ditidurkan, mereka masih bisa terbangun di tengah malam. Biasanya disertai dengan tangisan,
Jangan pernah memberi makan bayi jika mereka tidak lapar. Lagipula kalaupun lapar, menangis adalah hal terakhir yang dilakukan bayi untuk mengirimkan 'kode' kepada orang tuanya jika mereka lapar.
Ketika usia mereka genap setahun, risiko obesitas mereka berkurang hingga separuh. Padahal faktanya balita yang mengalami kenaikan berat badan di tahun pertama cenderung menjadi kegemukan di kemudian hari, yang telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit seperti diabetes dan kanker.
"Untungnya orang tua baru biasanya mau menerima berbagai saran terkait pengasuhan anak dengan tangan terbuka, jadi lebih mudah mengintervensi mereka,"
Labels:
Bayi,
gemuk,
tidur,
tidur cepat
Langganan:
Postingan (Atom)